Jojorong

Kue jojorong atau jojorong adalah makanan khas Sunda Banten dari Kabupaten Lebak dan sudah terdaftar di Warisan Budaya Tak benda(WBTB).[2] Makanan ini berbahan dasar tepung beras dan santan kelapa yang bagian dalamnya diberi gula aren. Tempat atau mangkuk kuenya berbentuk persegi dan terbuat dari daun pisang yang setiap ujungnya diikat menggunakan tusuk gigi.[3] Oleh sebab jojorong berbahan dasar santan, kue ini harus langsung disantap ketika disajikan karena mudah basi.[4]

Jojorong biasanya hanya dapat dinikmati ketika ada acara hajatan di daerah Banten, terutama Kabupaten Lebak dan Pandeglang.[3] Pada acara sunatan atau pernikahan, jojorong menjadi sajian tuan rumah bagi para tamu yang disandingkan dengan makanan tradisional lain. Meski begitu, ketika bulan Ramadan jojorong lebih mudah didapatkan karena kue ini selalu menjadi makanan berbuka yang wajib ada bagi masyarakat Banten.[4]

Di beberapa daerah juga terdapat kudapan serupa, di antaranya kue lampu-lampu (Sulawesi Utara), kue tetu (Sulawesi Tengah), dan kue pelita (Riau).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Product has been added

No products in the cart.

Explore Food Items

No products in the cart.